Tampilkan postingan dengan label F.C Barcelona. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label F.C Barcelona. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 April 2012

Barcelona Makin Dekat Gusur Madrid

Barcelona Makin Dekat Gusur Madrid



REPUBLIKA.CO.ID, ZARAGOZA, SPANYOL - Barcelona makin dekat untuk menggusur Real Madrid dari puncak klasemen Liga Spanyol setelah melumat Real Zaragoza 4-1 di Estadio La Romareda. Keduanya kini hanya terpaut tiga poin saja.
Dua gol Barcelona dicetak oleh Lionel Messi pada menit ke-39 dan 86 (melalui penalti). Sementara dua lagi disumbang Charles Puyol (36') dan Pedro pada masa injury time. Sedangkan satu gol Zaragoza, yang sempat membuat tuan rumah unggul lebih dulu, dicetak Carlos Aranda di menit 30.
Pada jornada ke 31 ini, pelatih Pep Guardiola tidak menurunkan dua pilar tengahnya yaitu Iniesta dan Xavi. Yang menarik, dua gol Messi di pertandingan ini juga menandai gol ke 60 si bintang Argentina dari semua kompetisi yang diikutinya di Eropa selama musim 2011-2012. 
Meski peluang merajai klasemen makin dekat, selisih poin dengan Real Madrid bisa saja kembali melebar. Los Blancos baru akan melakoni laga ke 31-nya besok melawan Valencia. Jika menang mereka akan menjauh dengan 81 poin. 
Barcelona kini masih bertengger di posisi kedua dengan 75 poin.

Sabtu, 07 April 2012

Kalou: Barcelona Punya Kelemahan


Salomon Kalou


LONDON, KOMPAS.com - Striker Chelsea, Salomon Kalou, menyadari Barcelona lebih difavoritkan untuk maju ke final Liga Champions ketimbang timnya. Meski demikian, ia menilai "The Blues" punya peluang untuk membalikkan apa yang dipikirkan sebagian besar orang karena tim sekelas Barcelona pun memiliki kelemahan.

"Fans kami berharap kami untuk menang, kami pun demikian. Orang melihat cara Barcelona bermain dan mereka bisa mengatakan 'Chelsea tak punya kesempatan (menang) melawan Barcelona'. Tetapi, sebagai pemain Chelsea, kami bekerja keras tiap hari dalam latihan dan kami percaya bahwa semua tanggapan negatif tersebut baru bisa terjawab di atas lapangan," ujar Kalou.

"Mereka punya kelemahan. Kami tahu mereka tak terlalu percaya diri di lini belakang, kebobolan banyak gol, jadi itu yang bisa kami manfaatkan," lanjutnya.

Chelsea lolos ke babak beritkutnya setelah berhasil mengalahkan Benfica dengan keunggulan agregat 3-1 pada babak perempat final Liga Champions. Sementara Barcelona melaju ke babak empat besar setelah menyingkirkan wakil Italia, AC Milan, dengan agregat 3-1

Zaragoza vs Barcelona: Cara Atasi Barca? Counter Attack

Zaragoza vs Barcelona: Cara Atasi Barca? Counter Attack







TRIBUNNEWS.COM - Mematahkan serangan Barcelona sambil melakukan serangan balik cepat mematikan tampaknya sudah jadi trend untuk menghentikan laju Barcelona yang sangat sulit dihentikan bila diladeni dengan permainan normal.
F
Cara seperti itu pula yang sedang dirancang Pelatih Real Zaragoza Manolo Jimenez yang akan kedatangan Barcelona di Stadion La Romareda, Zaragoza, Minggu (8/4) dini hari, dalam laga lanjutan Liga Primera Spanyol.
"Saya tak bercanda, kami akan memberikan tenaga 100 persen, bermain dengan melakukan serangan balik. Jika kami terlambat memotong umpan-umpan pendek mereka, maka kami akan termakan dan itu terlihat gila," kata Jimenez dilansir The Times, Jumat (6/4).
Diakui Jimenez, memenangkan pertandingan melawan Barcelona bukan hal mudah, apalagi saat dia menengok kepada sejarah pertemuan Zaragoza dengan Barca yang selalu dimenangkan Barca. Tapi itu tak berarti Blaugrana tim yang tak bisa dikalahkan.
"Kami mampu menang atas mereka meski ini takkan mudah. Anda lihat sendiri bagaimana statistik pertemuan kami dengan mereka di mana Barca terlihat sangat superior atas kami," katanya.
Jimenez menjelaskan, timnya punya kans besar untuk minimal mengamankan satu poin kandang setelah melihat performa meningkat yang ditunjukkan pasukannya. Zaragoza dalam empat laga terakhir belum disentuh kekalahan dengan hanya sekali hasil seri.
Pada laga ini Zaragoza sangat membutuhkan kemenangan terkait dengan posisi sulit yang sedang mereka hadapi. Mereka berada di zona degradasi di urutan 18 klasemen. Tambahan angka tentu sangat berharga untuk menjauhi zona merah.
Namuan masalahnya Jimenez dipusingkan dengan beberapa pemain yang mengalami cedera. Alhasil, Helder Postiga jadi andalan untuk mewujudkan rancangan strategi Jimenez.
Mantan penyerang tim nasional Portugal ini setidaknya memiliki pengalaman cukup mengatasi beberapa pemain bintang Barca dan menerjemahkan dengan baik apa yang diingini oleh sang entrenador.
Di sisi lain Blaugrana masih menikmati sukses mereka di Liga Champions setelah berhasil melaju ke semifinal dengan menyingkirkan AC Milan. Namun Pelatih Pep Guardiola sudah berseru agar pasukannya kembali fokus ke La Liga.
Ini penting dilakukan untuk mengejar asa mereka meraih juara La Liga. Meski peluangnya cukup kecil setelah Real Madrid menguasai puncak klasemen dengan selisih enam angka, namun harapan itu masih ada jika Barca bisa konsisten meraih kemenangan sambil berharap Madrid terpeleset.
Ada masalah dihadapi Guardiola jelang lawatan ini dengan kondisi Gerard Pique yang mengalami cedera usai laga melawan Milan. Belum diketahui sampai beberapa lama bek jangkung itu akan absen.
Mereka juga belum bisa memainkan Eric Abidal dan David Villa yang masih berada dalam bekapan cedera. Namun Guardiola bisa kembali memanggil Adriano yan bisa diplot dengan Carles Puyol dan Javier Mascherano di lini belakang.(Tribunnews.com/cen)
Kondisi Tim
* Pemain pinjaman dari Malaga Apono diragukan bisa memperkuat Zaragoza setelah mengalami cedera punggung. Pemain lain yang mengalami cedera dan diprediksi tak bisa dimainkan antara lain David Mateos, Luis Garcia, dan Pablo Alvarez yang tidak ikut dalam sesi latihan terakhir sebelum lawan Barca
* Krisis lini belakang dialami Barca usai laga melawan AC Milan dengan cederanya Gerard Pique. Ini ditambah lagi dengan Eric Abidal yang belum pulih. Guardiola kemungkinan akan memanggil skuad muda untuk memperkuat benteng pertahanannya.

Terima Kasih Pep Untuk Mou




BARCELONA, KOMPAS.com
 - Pelatih Barcelona, Pep Guardiola, menyampaikan ucapan terima kasih kepada "seterunya", Jose Mourinho, yang telah memfavoritkan timnya untuk lolos ke final Liga Champions. Namun, Guardiola enggan sependapat dengan pelatih Real Madrid tersebut.


Pada tanggal 4 April kemarin, Mourinho mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya memprediksi Barcelona akan lolos ke final dengan menyingkirkan Chelsea. Apa alasannya? Sederhana, karena Barcelona tim yang kuat.

Entah apa alasan sebenarnya di balik pernyataan Mourinho ini. Yang pasti, Guardiola mengapresiasi pernyataan entrenador asal Portugal tersebut.

"Saya hanya bisa mengatakan terima kasih kepada Mourinho atas kepercayaannya terhadap Barcelona. Kami mengapresiasi bahwa dia berpikir kami bisa mencapai ke final. Meski demikian, empat tim (di semifinal) bisa lolos ke final," kata Guardiola.

"Apakah saya lelah dengan permainan pikiran? Tidak mereka bukanlah bagian dari pekerjaan," lanjutnya.

Guardiola wajar waspada, sebab lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan. Wakil Inggris tersebut pernah menyulitkan tim asal Catalan tersebut pada semifinal Liga Champions 2009/10. Guardiola pun menyadari, Chelsea adalah tim yang punya segudang pengalaman.

"Mereka selalu menjadi salah satu tim terbaik di beberapa tahun terakhir. Mereka punya pemain yang fantastis dan salah satu klub besar di Eropa. Chelsea bukan lawan mudah di tahap ini dalam kompetisi sebesar ini," ujar Guardiola.

Jumat, 06 April 2012

Matteo yakin Chelsea bisa kalahkan Barcelona



Roberto Di Matteo


Manajer sementara Chelsea Roberto Di Matteo menegaskan mereka bisa menyusun rencana untuk mengalahkan Barcelona di semifinal Liga Champions.
"Akan amat bergairah untuk bertanding dua kali melawan salah satu tim terbaik dunia. Kami akan menemukan strategi yang cocok untuk para pemain kami dalam menghadapi Barcelona."
Pemain berusia 31 tahun itu diganti pada menit ke-59 dengan Gary Cahill karena menderita retak pada tulang iga sampai sempat kesulitan bernafas.
Di Matteo menambahkan bahwa strategi yang dia maksud merupakan kombinasi dari 
Dia akan menjalani pemeriksaan Kamis 5 April untuk memastikan cedera tersebut dan tentu akan merupakan pukulan jika dia tidak bisa turun dalam pertandingan pertama semifinal di kandang Chelsea pada 18 April mendatang.
Dalam semifinal Liga Champions 2009, Chelsea -ketika masih di bawah Jose Mourinho- kalah dari Barcelona setelah Andres Iniesta menciptakan gol pada menit terakhir.
Saat itu Chelsea mengeluh kepemimpinan wasit asal Norwegia, Tom Ovrebo, yang dianggap berpihak pada Barca.
Pertandingan semifinal lainnya akan menghadapkan Bayern Munich dengan raksasa Spanyol lainnya, Real Madrid.

Wasit Kontroversi Chelsea - Barcelona Mengaku Bersalah

 Tom Henning Ovrebo. (Foto: Reuters)


Masih ingatkah anda dengan wasit yang memimpin laga leg kedua semi final Liga Champions antara Chelsea kontra Barcelona pada tahun 2008-2009? Ya, dia adalah Tom Henning Ovrebo. Kini, ia mengaku menyesal akan beberapa keputusannya dalam laga tersebut.

Perlu diketahui, kala itu Ovrebo menjadi sosok yang paling disalahkan atas tersingkirnya The Blues dari Liga Champions. Pasalnya, ia lebih menguntungkan tim Barcelona yang mana tidak memberi hukuman pada dua pemain Barca yang menyentuh bola di kotak penalti.

Tidak hanya itu saja, Didier Drogba yang dijatuhkan sebanyak dua kali di kotak penalti tidak ia hiraukan. Alhasil. Barca lolos ke babak final karena unggul gol tandang lewat gol Iniesta di masa injury time.

Usai pertandingan, dirinya menjadi bulan-bulanan dari para pemain The Blues, antara lain Drogba dan Ballack yang benar-benar kesal akan kepemimpinannya. Kini, ia telah pensiun usai FIFA tidak memilihnya menjadi pelatih di Piala Dunia Afrika Selatan 2010.

Ovrebo yang saat ini menginjak usia 45 tahun mencurahkan kisahnya usai memimpin laga tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak kecaman bahkan ancaman pembunuhan yang berlangsung hingga saat ini.

“Saya mendapatkan tiga hingga empat email setiap tahunnya yang berisikan kata-kata kasar. Itu benar-benar tidak menyenangkan, namun tidak ada yang serius,” ungkap wasit asal Norwegia ini kepadaGuardian, Jumat (6/4/2012).

Ovrebo sendiri mengakui kesalahannya dalam memimpin laga tersebut. Namun, tidak ingin dirinya terus dirundung penyeselan, pasalnya ia merasa bahwa setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan.

“Saya banyak belajar dari kejadian tersebut, Tapi, semua wasit pasti memiliki pengalaman yang baik atau buruk selama tugasnya. Saya tidak bisa terus menyesal akan hal itu, hidup saya harus tetap berlanjut,” ungkapnya.

Pria yang kini membuka praktek psikologi itu tetap cinta akan dunia sepakbola. Bahkan, ia akan menyaksikan kembali laga semi final antara Chelsea dan Barcelona bulan April nanti. "Tentu saja. Disamping semua yang terjadi, saya tetap cinta akan sepakbola,” pungkasnya

Ronaldo: Madrid dan Barcelona di Final Liga Champions






Metrotvnews.com, Rio de Janeiro: Ronaldo, salah satu legenda sepakbola Brasil, memprediksi klub yang lolos ke final Liga Champions musim ini. Ia menyebut mantan dua klubnya, Barcelona dan Real Madrid, akan mampu bertemu di partai puncak turnamen paling bergengsi di Eropa ini.

Barca saat ini telah lolos ke semi-final. Di babak ini, Blaugrana akan bertemu dengan Chelsea. Sementara Madrid bakal menghadapi perlawanan sengit dari Bayern Munich di babak semi-final.

Ronaldo sangat yakin dua rival abadi asal Spanyol itu akan bisa melewati rintangan di babak semi-final tersebut. Keduanya diharapkan Ronaldo bisa duel di Allianz Arena pada 19 Mei mendatang.

"Real Madrid dan Bayern Munich adalah dua tim dengan level tinggi dan itu nantinya menjadi pertarungan yang sengit di semi-final. Tetapi saya yakin Madrid akan mampu melewatinya," katanya kepada ESPN Brasil.

"Spanyol saat ini tengah mengalami krisis ekonomi. Tetapi kedua tim [Barcelona dan Madrid] justru mampu meningkatkan lagi levelnya lebih tinggi. Jadi, saya rasa final Liga Champions nanti akan menjadi milik mereka berdua," Ronaldo memperkirakan.

Senin, 02 April 2012

Pedro: Barcelona Bisa Kalahkan Milan

BARCELONA, KOMPAS.com - Striker Barcelona, Pedro Rodriguez, mengaku yakin timnya bisa lolos ke semifinal Liga Champions dengan menyingkirkan AC Milan. Ia optimistis timnya akan menang atas wakil Italia tersebut di leg kedua, Selasa (3/4/2012).

Di leg pertama, Barcelona hanya bermain imbang 0-0 di kandang Milan. Hasil itu membuat Barcelona wajib menang untuk bisa lolos. Kalah, atau bahkan seri 1-1 atau lebih, maka Barcelona harus mengubur impian mereka untuk mempertahankan gelar yang mereka rebut musim lalu.

"Kami semua percaya bisa lolos. Milan punya pemain hebat dan jelas tak akan membuat hal ini mudah untuk kami. Meski demikian, kami percaya diri bahwa kami bisa tampil bagus dan mendapat pertolongan dari fans kami," kata Pedro.

"Mereka (Milan) lawan yang sulit dikalahkan dan mereka bisa selalu mencetak gol. Tapi, kami tetap yakin bisa lolos ke babak berikutnya," lanjut striker asal Spanyol ini.