LONDON - Keberuntungan berpihak kepada Chelsea pada first leg semifinal Liga Champions melawan Barcelona di Stamford Bridge, kemarin dini hari. Hanya punya empat tembakan sepanjang laga, mereka unggul 1-0 (1-0) atas Barcelona.
Terlepas dari prosesnya, kemenangan itu membuat peluang Chelsea melaju ke final Liga Champions lebih terbuka. Setidaknya mereka hanya butuh hasil imbang ketika bertandang ke Nou Camp, markas Barca, pada second leg semifinal (24/4).
Striker asal Pantai Gading Didier Drogba menjadi penentu kemenangan dengan golnya pada menit ke-45. "Inilah sepak bola dan saya pikir kami memang sedikit beruntung. Anda bekerja untuk keberuntungan dan dia datang, maka terjadilah," kata Drogba, seperti dikutip Telegraph.
Bagaimana tidak beruntung, Barca menguasai permainan dengan penguasaan bola 79 persen. Peluang tim tamu juga sangat banyak. Mereka mencatat 24 tembakan dan enam di antaranya tepat mengarah ke gawang Chelsea yang dikawal Petr Cech.
Bagi Drogba, gol tersebut menunjukkan bahwa dirinya belum habis. Itu pembuktian atas keragu-raguan Chelsea memperpanjang kontraknya yang habis di pengujung musim ini. "Buat mereka yang mengatakan saya terlalu tua, mereka bisa melihat saya bisa berlari paling tidak satu, dua, atau tiga tahun lagi di lapangan," jelas Drogba.
Liga Champions musim ini menjadi momen emas bagi para veteran Chelsea seperti Drogba, Frank Lampard, Paulo Ferreira, John Terry, dan Florent Malouda. "Saya ingin mempersembahkan gelar buat para pemain senior," kata Juan Mata, winger Chelsea, seperti dikutip Goal.
Hanya, Chelsea belum aman. Kemenangan 1-0 belum cukup buat mereka. "Ini hasil hebat buat kami. Anda harus bertahan melawan mereka. Itulah yang dilakukan AC Milan dan Real Madrid. Kami harus mampu menyelesaikan setiap peluang. Saat ini, kans lolos kami adalah 50-50," jelas Roberto Di Matteo, manajer interim Chelsea.
"Masih ada second leg yang akan dimainkan di kandang lawan dan kami semua tahu itu akan sangat sulit," lanjut Di Matteo.
Bila Chelsea puas dengan hasil itu, Barca tentu kecewa berat. "Hasil itu memang tidak adil, tetapi Chelsea adalah tim yang mampu mengambil keuntungan atas kesempatan yang mereka miliki," terang Andres Iniesta, gelandang Barcelona, seperti dikutip Goal.
"Kami memang banyak membuang peluang di depan gawang lawan. Tetapi, masih ada kesempatan di laga kandang. Kami harus lebih efektif dalam menyelesaikan peluang pada laga kedua nanti. Saya yakin, kami lolos," kata Iniesta.
Hanya, konsentrasi Barca akan terbagi sebelum second leg. Mereka harus bertarung di el clasico melawan Real Madrid (21/4) dan itu adalah pertandingan yang bisa menentukan hasil akhir kompetisi musim ini di Liga Primera.
"Memang agak aneh (karena kalah). Ini bukan hasil yang kami cari, tetapi mending kami bersiap untuk second leg. Saya tidak berpikir kami belajar banyak dari Chelsea, karena mereka hanya bertahan dan melakukan serangan balik, bukan hal baru," kata Thiago Alcantara, gelandang muda Barca kepada UEFA.com.
Bila Barca disibukkan dengan persiapan el clasico, Chelsea juga tidak kalah sibuk. Mereka harus bertarung dengan Arsenal di Emirates Stadium pada pekan ke-35 Premier League. Mereka butuh kemenangan untuk mengejar ketertinggalan menuju empat besar.
Jumat, 20 April 2012
Minggu, 08 April 2012
Striker Parma Masuk Radar Barcelona
REPUBLIKA.CO.ID, PARMA -- Juara bertahan La Liga, Barcelona, dikabarkan tengah memantau perkembangan striker Parma, Sebastian Giovinco. Performa apik penyerang 25 tahun itu bersama Parma di sepanjang musim ini, membuat manajemen El Barca kepincut.
Memang, musim ini Giovinco gagal membawa Parma bersinar di pentas Liga Italia Serie-A. Namun, dari segi individu, performa Giovinco di lini serang Parma terbilang rancak. Dua belas gol dalam 29 laga bersama Parma di semua kompetisi, menjadi bukti ketajamannya.
"Saya tidak terkejut dengan ketertarikan Barca pada Giovinco. Itu menunjukkan dia bermain baik," ujar agen Gionvico, Claudio Pasqualin, tengah pekan ini, seperti dilansir laman Sky Sport.
Memang, musim ini Giovinco gagal membawa Parma bersinar di pentas Liga Italia Serie-A. Namun, dari segi individu, performa Giovinco di lini serang Parma terbilang rancak. Dua belas gol dalam 29 laga bersama Parma di semua kompetisi, menjadi bukti ketajamannya.
"Saya tidak terkejut dengan ketertarikan Barca pada Giovinco. Itu menunjukkan dia bermain baik," ujar agen Gionvico, Claudio Pasqualin, tengah pekan ini, seperti dilansir laman Sky Sport.
Pasqualin mengungkapkan, tidak hanya Barca yang satu dari sekian banyak klub Eropa yang berminat mendatangkan pemain berjuluk 'Semut Atom' itu. Kendati banyak klub yang berminat memboyong Giovinco, tapi Pasqualin menegaskan saat ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan masalah transfer. Pasalnya, punggawa timnas Italia itu sedang fokus untuk menyelamatkan Parma terhindar dari zona degradasi. "Dia ingin bermain dengan baik dan ingin menunjukkan dia profesional," ujarnya.
Sebelumnya, perwakilan Giovinco, Andrea D'Amico, mengatakan, Barca terus memantau perkembangan mantan punggawa Juventus dan Timnas U-21 itu. Namun, untuk memboyong Giovinco jelas tidak mudah. Mengingat Parma masih berbagi kepemilikan Gionvico dengan Juventus. "Hal pertama, kami perlu menyelesaikan terlebih dulu status kepemilikan antara Juve dan Parma," ujar D'Amico.
Kendala lainnya, Parma juga berkeinginan mempertahankan Giovinco dan berharap bisa membelinya secara penuh. Sementara, Juve diisukan berminat menarik kembali pemain kelahiran Turin itu untuk mengisi pos Alessandro Del Piero yang kontraknya dikabarkan tidak akan diperpanjang.
Sebelumnya, perwakilan Giovinco, Andrea D'Amico, mengatakan, Barca terus memantau perkembangan mantan punggawa Juventus dan Timnas U-21 itu. Namun, untuk memboyong Giovinco jelas tidak mudah. Mengingat Parma masih berbagi kepemilikan Gionvico dengan Juventus. "Hal pertama, kami perlu menyelesaikan terlebih dulu status kepemilikan antara Juve dan Parma," ujar D'Amico.
Kendala lainnya, Parma juga berkeinginan mempertahankan Giovinco dan berharap bisa membelinya secara penuh. Sementara, Juve diisukan berminat menarik kembali pemain kelahiran Turin itu untuk mengisi pos Alessandro Del Piero yang kontraknya dikabarkan tidak akan diperpanjang.
Barcelona Makin Dekat Gusur Madrid
REPUBLIKA.CO.ID, ZARAGOZA, SPANYOL - Barcelona makin dekat untuk menggusur Real Madrid dari puncak klasemen Liga Spanyol setelah melumat Real Zaragoza 4-1 di Estadio La Romareda. Keduanya kini hanya terpaut tiga poin saja.
Dua gol Barcelona dicetak oleh Lionel Messi pada menit ke-39 dan 86 (melalui penalti). Sementara dua lagi disumbang Charles Puyol (36') dan Pedro pada masa injury time. Sedangkan satu gol Zaragoza, yang sempat membuat tuan rumah unggul lebih dulu, dicetak Carlos Aranda di menit 30.
Pada jornada ke 31 ini, pelatih Pep Guardiola tidak menurunkan dua pilar tengahnya yaitu Iniesta dan Xavi. Yang menarik, dua gol Messi di pertandingan ini juga menandai gol ke 60 si bintang Argentina dari semua kompetisi yang diikutinya di Eropa selama musim 2011-2012.
Meski peluang merajai klasemen makin dekat, selisih poin dengan Real Madrid bisa saja kembali melebar. Los Blancos baru akan melakoni laga ke 31-nya besok melawan Valencia. Jika menang mereka akan menjauh dengan 81 poin.
Barcelona kini masih bertengger di posisi kedua dengan 75 poin.
Sabtu, 07 April 2012
Kalou: Barcelona Punya Kelemahan
LONDON, KOMPAS.com - Striker Chelsea, Salomon Kalou, menyadari Barcelona lebih difavoritkan untuk maju ke final Liga Champions ketimbang timnya. Meski demikian, ia menilai "The Blues" punya peluang untuk membalikkan apa yang dipikirkan sebagian besar orang karena tim sekelas Barcelona pun memiliki kelemahan.
"Fans kami berharap kami untuk menang, kami pun demikian. Orang melihat cara Barcelona bermain dan mereka bisa mengatakan 'Chelsea tak punya kesempatan (menang) melawan Barcelona'. Tetapi, sebagai pemain Chelsea, kami bekerja keras tiap hari dalam latihan dan kami percaya bahwa semua tanggapan negatif tersebut baru bisa terjawab di atas lapangan," ujar Kalou.
"Mereka punya kelemahan. Kami tahu mereka tak terlalu percaya diri di lini belakang, kebobolan banyak gol, jadi itu yang bisa kami manfaatkan," lanjutnya.
Chelsea lolos ke babak beritkutnya setelah berhasil mengalahkan Benfica dengan keunggulan agregat 3-1 pada babak perempat final Liga Champions. Sementara Barcelona melaju ke babak empat besar setelah menyingkirkan wakil Italia, AC Milan, dengan agregat 3-1
Zaragoza vs Barcelona: Cara Atasi Barca? Counter Attack
TRIBUNNEWS.COM - Mematahkan serangan Barcelona sambil melakukan serangan balik cepat mematikan tampaknya sudah jadi trend untuk menghentikan laju Barcelona yang sangat sulit dihentikan bila diladeni dengan permainan normal.
F
Cara seperti itu pula yang sedang dirancang Pelatih Real Zaragoza Manolo Jimenez yang akan kedatangan Barcelona di Stadion La Romareda, Zaragoza, Minggu (8/4) dini hari, dalam laga lanjutan Liga Primera Spanyol.
"Saya tak bercanda, kami akan memberikan tenaga 100 persen, bermain dengan melakukan serangan balik. Jika kami terlambat memotong umpan-umpan pendek mereka, maka kami akan termakan dan itu terlihat gila," kata Jimenez dilansir The Times, Jumat (6/4).
Diakui Jimenez, memenangkan pertandingan melawan Barcelona bukan hal mudah, apalagi saat dia menengok kepada sejarah pertemuan Zaragoza dengan Barca yang selalu dimenangkan Barca. Tapi itu tak berarti Blaugrana tim yang tak bisa dikalahkan.
"Kami mampu menang atas mereka meski ini takkan mudah. Anda lihat sendiri bagaimana statistik pertemuan kami dengan mereka di mana Barca terlihat sangat superior atas kami," katanya.
Jimenez menjelaskan, timnya punya kans besar untuk minimal mengamankan satu poin kandang setelah melihat performa meningkat yang ditunjukkan pasukannya. Zaragoza dalam empat laga terakhir belum disentuh kekalahan dengan hanya sekali hasil seri.
Pada laga ini Zaragoza sangat membutuhkan kemenangan terkait dengan posisi sulit yang sedang mereka hadapi. Mereka berada di zona degradasi di urutan 18 klasemen. Tambahan angka tentu sangat berharga untuk menjauhi zona merah.
Namuan masalahnya Jimenez dipusingkan dengan beberapa pemain yang mengalami cedera. Alhasil, Helder Postiga jadi andalan untuk mewujudkan rancangan strategi Jimenez.
Mantan penyerang tim nasional Portugal ini setidaknya memiliki pengalaman cukup mengatasi beberapa pemain bintang Barca dan menerjemahkan dengan baik apa yang diingini oleh sang entrenador.
Di sisi lain Blaugrana masih menikmati sukses mereka di Liga Champions setelah berhasil melaju ke semifinal dengan menyingkirkan AC Milan. Namun Pelatih Pep Guardiola sudah berseru agar pasukannya kembali fokus ke La Liga.
Ini penting dilakukan untuk mengejar asa mereka meraih juara La Liga. Meski peluangnya cukup kecil setelah Real Madrid menguasai puncak klasemen dengan selisih enam angka, namun harapan itu masih ada jika Barca bisa konsisten meraih kemenangan sambil berharap Madrid terpeleset.
Ada masalah dihadapi Guardiola jelang lawatan ini dengan kondisi Gerard Pique yang mengalami cedera usai laga melawan Milan. Belum diketahui sampai beberapa lama bek jangkung itu akan absen.
Mereka juga belum bisa memainkan Eric Abidal dan David Villa yang masih berada dalam bekapan cedera. Namun Guardiola bisa kembali memanggil Adriano yan bisa diplot dengan Carles Puyol dan Javier Mascherano di lini belakang.(Tribunnews.com/cen)
Kondisi Tim
* Pemain pinjaman dari Malaga Apono diragukan bisa memperkuat Zaragoza setelah mengalami cedera punggung. Pemain lain yang mengalami cedera dan diprediksi tak bisa dimainkan antara lain David Mateos, Luis Garcia, dan Pablo Alvarez yang tidak ikut dalam sesi latihan terakhir sebelum lawan Barca
* Pemain pinjaman dari Malaga Apono diragukan bisa memperkuat Zaragoza setelah mengalami cedera punggung. Pemain lain yang mengalami cedera dan diprediksi tak bisa dimainkan antara lain David Mateos, Luis Garcia, dan Pablo Alvarez yang tidak ikut dalam sesi latihan terakhir sebelum lawan Barca
* Krisis lini belakang dialami Barca usai laga melawan AC Milan dengan cederanya Gerard Pique. Ini ditambah lagi dengan Eric Abidal yang belum pulih. Guardiola kemungkinan akan memanggil skuad muda untuk memperkuat benteng pertahanannya.
Langganan:
Postingan (Atom)